Teman-teman ... Saya dan rekan2 GSM baru saja melewatkan masa-masa yang luar biasa "heboh" dan "menyenangkan" di camp anak 23-25 juni. Kebetulan saya yang dipercaya memegang acara, dan dengan dukungan sekitar 40-50an GSM saya mendesain sebuah acara yang tidak membiarkan seorang GSM pun bisa "menganggur" dalam camp anak tsb :-) Terus terang, buat saya pribadi, ini camp paling ribet dalam hal persiapannya, mulai dari persiapan materi hingga detail perlengkapan dan pernak-pernik yang harus disiapkan. Bagi teman-teman yang pernah datang di seminar saya di Jakarta dan Bandung tentang "Searching for a Noble Character" - nah, di dalam Camp Anak ini saya mewujudkan materi seminar tsb dalam bentuk experiential learning. Tema camp tahun ini adalah "Following Jesus". Tujuan utamanya adalah mengajak anak untuk mengikut Tuhan Yesus, sekaligus memperkenalkan pada anak bahwa yang namanya "mengikut Tuhan" itu tidak harus dengan menjadi pendeta / misionari. Ada cukup banyak TOKOH yang diperkenalkan pada anak sepanjang camp melalui berbagai metode. Melalui tokoh-tokoh tsb, anak-anak belajar tentang kehidupan orang-orang yang mengikut Tuhan Yesus DAN orang-orang yang pernah tersesat dalam hidupnya karena menyimpang dari jalan yang benar. Beberapa tahun terakhir ini, saya memang sedang mulai mencoba menerapkan metode pengajaran dengan keteladanan tokoh (termasuk tokoh yang "salah jalan") - dan saya mendapati bahwa cara ini terbukti amat efektif, terutama untuk anak-anak usia madya (di atas 10 tahun) - karena mereka tidak merasa digurui saat kita cerita tentang si tokoh tsb, dan karena cerita tsb adalah true story, maka mereka lebih tertarik untuk tidak saja mendengarkan, namun juga mempelajarinya. Camp anak kali ini saya kemas dengan "bungkus" yang (menurut saya) agak tidak lazim :-) karena SEMUA GSM saya ajak menjadi agen FBI. Ya benar! Agen FBI ... kami semua (GSM) tampil dalam acara pembukaan camp - setelah Firman Tuhan - dalam kostum hitam-hitam (baik yang laki maupun perempuan pakai jas hitam, celana panjang, sepatu hitam, dan KACA MATA HITAM!) ... diiringi dengan lagu "Mission Impossible" kami naik ke atas panggung. He3x ... kapan lagi bisa action seperti ini kalo bukan di acara Sekolah Minggu :-) ... dan saya lihat semua GSM menikmati penampilannya lho ... Senang bisa tampil keren seperti itu dan ada banyak kamera yang menyorot - bisa sedikit merasakan jadi bintang film terkenal :-) Lagu pembukaan saya pilih "I Will Follow Him"-nya Sister Act - tentu teman-teman yang seumuran saya masih ingat film komedi yang satu ini kan? Sungguh lagu yang cocok buat tema camp kami. Dan saat lagu tsb ditayangkan, kami menari di atas panggung (syukurlah ada rekan GSM yang bisa menjadi koreografer-nya, maklum, tidak semua GSM bisa nari kan? dan syukurlah rekan kami ini pandai mengatur gerakan yang bagus tapi mudah untuk diingat). Bisa kebayang? ... semua agen FBI yang kelihatan "dingin" dan "galak" itu (karena kami harus tampil dengan wajah tanpa ekspresi saat naik ke panggung) tiba-tiba menari heboh di atas panggung saat lagu "I Will Follow Him" dilantunkan :-) Bahkan para penonton pun sempat ternganga ... Saya dapat info bahwa ada anak remaja yang ikut mamanya datang ke acara Camp itu berujar kalo GSM di sini ternyata lebih heboh dari acara remaja mereka ... he3x ... belum tahu dia ... Name tag kami, baik GSM maupun anak2 adalah juga mengikuti bentuk name tag-nya agen FBI - tapi FBI kami ganti singkatannya menjadi: Following Bible Instruction. Di hari 1, kami hanya ada 2 sesi (full 4 jam) setelah acara Opening siang hari - dan acaranya adalah: anak-anak dibagi menjadi kelompok (30an anak dalam 1 kelompok), tugas mereka adalah mengunjungi 8 AREA yang sudah kami siapkan. Nah kerjaan menyipakan 8 area inilah yang bikin saya "menghilang" dari dunia maya :-) Di setiap area, anak-anak akan belajar tentang seorang (atau lebih ) TOKOH. Area-1 (X-files) : ini adalah area dimana anak-anak belajar tentang kehidupan orang-orang yang pernah salah jalan dalam hidupnya. Di area ini ada Ted Bundy (buronan FBI selama 10 tahun, terlibat kasus pembunuhan, dan semuanya berawal dari "pornografi" saat ia masih berusia 12-13 tahun). Ada juga Marion Jones (atlit lari yang memenangkan banyak medali di Olimpiade, namun kemudian terbongkar kasusnya karena ia menggunakan steroid). Ada juga tokoh2 Alkitab yang pernah salah jalan, seperti: Raja Salomo, Raja Daud, Simson ... dan hanya 1 tokoh yang meskipun menghadapi godaan tetap teguh bertahan di jalan yang benar: YUSUF. Di area ini, anak-anak "diperlakukan" seperti narapidana. Mereka dipotret (pas foto) menghadap ke depan dengan memegang nomor, dicap (sidik jari). Semua GSM di area ini masih berkostum hitam-hitam lengkap dg kacamata hitamnya, dan semua memasang wajah tegas dan dingin, tidak ada yang tertawa / senyum :-) Di area ini juga disediakan "barang-barang bukti" Ted Bundy (ada borgol, linggis, borgol, penutup kepala, tali, syal, dsb) - yang digunakan olehnya untuk membunuh korbannya. Area-2 (Michael Faraday) : di area ini anak-anak mendapatkan kuis tentang Michael Faraday (setiap anak mendapat pertanyaan yang berbeda-beda). Untuk menjawab pertanyaan tsb, anak-anak harus membaca berbagai informasi yang disediakan (ditempel pada dinding). GSM berpakaian PERSIS spt Michael Faraday, lengkap dengan jas berbuntut panjang di bagian belakang ... pokoknya keren abis deh :-) ... sementara GSM lainnya yang berfungsi sebagai asisten di area tsb mengenakan jas laboratorium. Oya, di area ini anak-anak juga bisa melakukan beberapa eksperimen dg alat2 yang telah disediakan (semuanya berkaitan dg penemuan Michael Faraday dalam bidang kelistrikan). Di salah satu sudut, ada rak penuh dengan botol2 eksperimen - karena Faraday juga bekerja di lab kimia. Area-3 (Oseola McCarty) : bayangkan kebun penuh dengan tali jemuran, ada kain jemuran di sana sini, ada periuk (kuali) besar berisikan cucian - sedang dimasak di atas kayu bakar, diaduk menggunakan kayu panjang, di sisi yang lain ada meja setrika lengkap dengan setrika arang zaman kuno, dan para GSM berpakaian daster bunga-bunga dengan celemek putih dan penutup kepala putih (seperti pakaian para budak kulit hitam). Ini adalah area Oseola McCarty. Seorang tukang cuci keliling, yang sejak kecil menjadi tukang cuci hingga masa tuanya, dan menyumbangkan $150,000 :-) Di area ini anak2 belajar tentang kehidupan sederhana seorang nenek yang cinta Tuhan, miskin - tapi kaya (lihat sumbangannya!) - seorang yang cinta Firman Tuhan, yang hidupnya benar-benar menjadi kesaksian yang indah bagi orang-orang di sekitarnya. Saat malam hari, area ini terlihat lebih "romantis" - karena sie. perlengkapan memasang obor2 kecil diikatkan pada pohon ... suasananya benar-benar syahdu. Area-4 (Billy Graham) : kami mendesain area peternakan di sekitar kolam ikan. Banyak pihak terlibat di dalam pengadaan "property"nya ... terima kasih pada si mang yang meminjamkan 2 ekor kambingnya, ada juga GSM yang membawa 1 ekor anjing, ada beberapa ekor bebek (lengkap dg kandangnya), dan tentu saja anak-anak dimanjakan dengan minuman susu sapi di area ini - kenapa tidak :-) ... kan Billy Graham lahir dari keluarga peternak sapi perah. Sembari anak-anak melihat-lihat informasi dan foto2 Billy Graham, terdengar mengalun lagu favorit Billy Graham: "Just as I Am" dan "I'd Rather Have Jesus". Area-5 (Afrika) : di sini anak-anak disambut oleh para GSM yang berkostum seperti tour guide (dengan setelan coklat-coklat safari). Anak-anak diberi waktu 10 menit untuk membaca informasi tentang Robert Moffat dan David Livingstone (total semuanya ada sekitar 80an halaman informasi lengkap dengan FOTO dan GAMBAR2). Ada foto David monumen David Livingstone saat digigit singa di Afrika, ada foto rumah dan gereja Robert Moffat di daerah Kuruman, Afrika. Ada foto pemandangan gurun Kalahari, Afrika dan berbagai foto lainnya yang mengajak anak "membayangkan" kisah petualangan David Livingstone di Afrika. Setelah waktu yang disediakan habis, para tour guide ini pun memberikan KUIS pada anak2 ... dan di luar dugaan saya, setiap pertanyaan yang dilontarkan BISA dijawab oleh anak2 lho! Luar biasa ... Setelah itu, anak-anak diberi kesempatan untuk menggambar (membuat sketsa) seperti yang pernah dilakukan oleh David Livingstone saat ia menjelajahi Afrika. Selama berada di area ini, anak2 akan mendengar suara gajah, burung, anjing, dll binatang :-) pokoknya suasana benar-benar seperti di hutan. Oya, area 3,4,5 semuanya outdoor (kebun dengan banyak pepohonan) - dan saat malam hari, sungguh suasananya berubah menjadi indah sekali karena hiasan obor. Sedangkan area 1,2 berada di luar juga tapi memakai selasar / teras. Anak2 sudah diberitahu untuk membawa senter dan jas hujan. Puji Tuhan saat kami camp tidak hujan dan cuaca amat cerah, bahkan angin dingin pun tidak ada. Selama beberapa hari ini (sepulang dari camp) di Bandung selalu hujan tiap sore dan malam - saat ini pun sedang hujan, sementara saya mengetik ini. Dan setiap malam pula saya bersyukur mengingat penyertaan Tuhan selama kami di camp. Area-6 (dunia dongeng) : nah, area ini ada di dalam ruangan (bentuknya tidak kotak, tapi ukuran sekitar 9m x 9m). Di area ini kami ciptakan suasana salju / musim dingin. Ada beberapa pohon natal, dan ada hujan salju sebagai ucapan "selamat datang" (kami menggunakan gabus bulat2 kecil, yang dimasukkan dalam pipa paralon, dan saat anak lewat di bawahnya, pipa tsb diguncang2 .... simsalabim ... turunlah hujan salju :-) ... plus ada efek dry ice dengan semprotan asap putih). Di area ini, anak diperkenalkan kepada beberapa penulis kristen, ada: CS Lewis dengan "narnia" (the lion, the witch, and the wardrobe), HC Andersen dengan "gadis korek api", dan Charles Dickens dengan "A Christmas Carol" ... GSM ada yang mengenakan kostum Narnia: Peter, Edmund, Susan, dan Lucy ... wuih, keren abis deh! Susan bawa panah, Peter dan Edmund bawa pedang dan tameng ... ada juga GSM yang menjadi "Marley's ghost" dengan baju putih2 diikat oleh rantai. Area-7 (restoran Chick-fil-A) : ini adalah area yang banyak digemari oleh anak2, karena kami menyulap ruangan ini menjadi restoran, lengkap dengan sajian kentang goreng gratisnya :-) Restoran Chick-fil-A ini adalah milik Truett Cathy, seorang pengusaha kristen yang cinta Tuhan, yang menutup restorannya di hari Minggu untuk menghormati hari sabat. Di area ini, anak2 mendapatkan kupon (yang bisa ditukarkan dengan paket menu: ada paket burger, paket ayam, dsb) - nah, di dalam kotak menu yang mereka terima, tidak ada makannya, tapi yang ada adalah pesan rahasia ttg tugas yang harus mereka kerjakan. Ada tugas membalas surat dari anak2 Truett Cathy, ada tugas untuk membuat kata sambutan dalam acara ulang tahun Truett Cathy yang ke-90. Nah, untuk bisa mengerjakan tugas tsb, tentu anak2 harus terlebih dahulu membaca berbagai informasi yang tersebar di atas meja2 di ruang tsb. Area-8 (rumah sakit) : area ini benar-benar kami sulap menjadi rumah sakit, bahkan dokter yang bertugas selama camp anak pun kami taruh di ruang ini - dan ruang ini benar-benar berfungsi untuk merawat anak2 yang jatuh sakit (ada 2 anak malam itu yang sakit: yang satu pusing, yang satu lagi ada gangguan maag - keduanya dirawat di ruang ini). Di area ini anak2 belajar tentang kehidupan DR Ben Carson, seorang ahli bedah saraf (otak) dari RS John Hopkins. Di sini anak2 juga diberi minum vitamin (beneran). Semua GSM yang bertugas di ruang ini juga berpakaian dokter (kebanyakan berpakaian sbg dokter bedah) - oya, perlengkapan untuk operasi pun juga tersedia. Di semua area (kecuali Oseola McCarty dan Billy Graham) dibuatkan banner yang menggambarkan tentang area tsb. Jadi, suasana benar-benar tercipta. Ntar deh, untuk detail foto2nya saya upload lewat facebook aja kali ya ... Ini juga belum sempat ngumpulin semua foto :-) Saat proses ini berlangsung, saya keliling 8 area bolak-balik, dan menurut saya, sungguh luar biasa kerja keras para GSM - semua tim guru yang membantu mewujudkan ini semua. Saya sangat terharu, karena apa yang selama ini hanya ada dalam benak saya, bisa terwujud dengan luar biasa indahnya - bahkan lebih indah dari yang saya bisa bayangkan. Baru kali ini saya memimpin acara camp, tapi sayanya sendiri malah bisa jalan-jalan, ngobrol bersama anak2, bergurau, foto2 bersama anak dan GSM, benar-benar santai ... selama 4 jam! Dan anak2 belajar banyak dari hasil jalan2 tsb. Di setiap area, anak2 diberi waktu sekitar 25 menit - untuk melihat2 sekaligus mengerjakan tugas (tugas di tiap area tidaklah sama). .... (bersambung acara camp di hari ke-2)Arsip: Milis Diskusi e-BinaGuru, 30 Juni 2011. PS. untuk foto, silakan kunjungi facebook saya: Meilania Chen
|